Monthly Archives: January 2011

KARTU AS


Bekerja itu mirip permainan kartu remi. Dalam permainan kartu remi. kita akan menang kalau mempunyai kartu AS. Demikian halnya dalam bekerja, kita akan berhasil kalau mempunyai kartu AS : Kerja KerAS, Kerja CerdAS, Kerja IkhlAS dan Kerja TuntAS.

1.Kerja KerAS (Amsal 10;4)

Setiap kesuksesan sejati selalu diawali dari sebuah perjuangan, pengorbanan  dan kerja keras. Kerja keras berbicara tentang kekuatan dan kecepatan.  Dunia kerja saat ini menuntut kekuatan dan kecepatan. Jika kita tidak memiliki dua hal tersebut kita akan tereliminasi, Mari kita bangkit dan meninggalkan kebiasaan negatif bersantai2 dan bermalas2an. Milikilah motto “Saat orang lain masih tidur kita harus sudah bangun, saat orang lain berdiri kita sudah berlari, saat orang berlari kita sudah terbang”.

2.Kerja CerdAS (Matius 10:16)

Saat ini kerja keras saja tidak cukup. Ada banyak orang bekerja dengan giat, tekun dan sungguh2 toh akhirnya tidak bisa bertahan di era persaingan yang semakin ketat ini. Supaya kita tetap bisa eksis ditengah persaingan, kita harus berkerja keras dengan cara cerdas. Bukan hanya mengandalkan “otot” tapi juga mengandalkan “otak”. Kerja cerdas juga berbicara mengenai kemampuan manajerial. Kita harus mempunyai kemampuan untuk mengatur diri sendiri, mengatur orang lain, menetapkan prioritas, membangun network dan menggunakan leverage (alat bantu) untuk mempermudah pekerjaan kita.

3.Kerja IkhlAS (Kolose 3:23 ; Pengkhotbah 9:10)

Bayangkan jika kita harus bekerja karena terpaksa. Rasanya tidak ada pekerjaan yang lebih berat dari hal tersebut. Sebuah pekerjaan yang paling ringan sekalipun akan menjadi sangat berat kalau dilakukan dengan terpaksa.Mari kita belajar mencintai pekerjaan yang sudah Tuhan percayakan kepada kita apapun itu. Jadikanlah pekerjaan kita sebagai sebuah hobi yang kita kerjakan dengan segenap hati dan sukacita.

4.Kerja TuntAS (2 Tim 4:7)

Banyak orang mengawali sebuah pekerjaan dengan baik, tapi sayang tidak   semua bisa mengakhirinya dengan baik. Dengan kata lain, kita terjebak dalam  inkonsistensi. Sebagian orang sering menyerah, berhenti ditengah jalan   sehingga tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan tuntas. Orang sering   merasa jenuh, lelah dan kehilangan semangat sehingga tujuan yang sudah   ditetapkan tidak bisa dicapai. Jangan biarkan apa yang sudah kita korbankan  yaitu waktu, tenaga, pikiran, materi terbuang sia-sia tanpa meraih apapun. Jika ada awal pasti ada akhir. Tuntaskan pekerjaan anda sebab besar upah yang menanti anda.

Leave a comment

Filed under artikel

CUKUP ITU BERAPA?


Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib.Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata “cukup”.

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Continue reading

Leave a comment

Filed under artikel, Renungan Kristen

Berencana Tanpa Kekuatiran


Berencana Tanpa Kekuatiran (Mat. 6:25-34)

Kata kuatir (merimna: kata benda) berhubungan dengan meriso, yang artinya menarik ke dalam berbagai arah yang membuat kita pecah. Ini disebabkan dnegan perhatian atau pun kekuatiran. Dengan kata lain, kehilangan fokus karena suatu hal. Karjanya: merimnal, menjadi resah akan sesuatu. Mengapa kita kuatir? Ayat 25, 31, 34 berbicara tentangan kekuatiran. Ada 3 kekuatiran dari dunia ini:
a. Makan
b. Minum
c. Apa yg Dipakai

Apa sebabnya kuatir? Continue reading

Leave a comment

Filed under artikel, Renungan Kristen

Kupu-Kupu


Kita meminta kekuatan… dan Tuhan memberi kita kesulitan untuk kita hadapi dan membuat kita menjadi kuat.

Kita meminta kebijaksanaan… dan Tuhan memberikan kita masalah yg harus kita pecahkan.

Kita meminta kemakmuran…dan Tuhan memberikan otak dan kekuatan untuk bekerja.

Kita meminta keberanian…dan Tuhan memberi kita tantangan untuk kita hadapi.

Kita meminta cinta…dan Tuhan memberikan orang yang dalam kesulitan untuk kita bantu.

Kita meminta pertolongan…dan Tuhan memberi kita kesempatan

Kita tidak menerima apa yang kita inginkan… tapi kita menerima apa yang kita butuhkan.

Suatu hari, seorang pria duduk di taman dan matanya tertumbuk pada sebuah kepompong yang ada di dekatnya. Ada celah kecil yang diperhatikannya, ternyata calon kupu-kupu sedang berjuang keras selama berjam-jam untuk mendorong tubuhnya keluar melalui lubang itu. Continue reading

Leave a comment

Filed under artikel, Renungan Kristen, Uncategorized

CHATTING


TUHAN: kau memanggilKu…?

Aku : Memanggil-Mu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

Aku : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik.
Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut Juga Sibuk.

Aku : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.
Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN : Benar sekali. AKTIFITAS MEMBERIMU KESIBUKAN.
Tapi PRODUKTIFITAS MEMBERIMU HASIL.
AKTIFITAS MEMAKAN WAKTU, PRODUKTIFITAS MEMBEBASKAN WAKTU. Continue reading

Leave a comment

Filed under artikel, Renungan Kristen, Uncategorized