Category Archives: Uncategorized

CHATTING


TUHAN: kau memanggilKu…?

Aku : Memanggil-Mu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

Aku : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik.
Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut Juga Sibuk.

Aku : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.
Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN : Benar sekali. AKTIFITAS MEMBERIMU KESIBUKAN.
Tapi PRODUKTIFITAS MEMBERIMU HASIL.
AKTIFITAS MEMAKAN WAKTU, PRODUKTIFITAS MEMBEBASKAN WAKTU. Continue reading

Advertisements

Leave a comment

Filed under artikel, Renungan Kristen, Uncategorized

Terjebak Kesombongan


Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya (Markus 6:26).

Ada tiga hal tidak terpuji yang telah dilakukan oleh Raja Herodes. Pertama, ia telah menggunakan kekuasaannya secara sewenang-wenang, sehingga memenjarakan Yohanes Pembaptis yang berani mengkritik pernikahannya yang tidak dapat dibenarkan secara moral dan agama dengan Herodias. Kedua, oleh kesombongannya, Herodes merasa dapat berbuat apa pun yang dikehendakinya, sehingga berani menantang Salome, putri Herodias, untuk memenuhi apa pun yang dimintanya. Ketiga, demi kepentingan dirinya sendiri, khususnya rasa gengsi atau tidak mau menangggung malu, Herodes telah membungkam dan meninggalkan hati nuraninya, sehingga mengabulkan permintaan Salome yang tidak benar, dengan akibat tega melakukan ketidakadilan dan kekejaman yang luar biasa, yaitu mengizinkan pemenggalan kepala Yohanes.

Ketiga perbuatan tidak terpuji dari Herodes itu, yang pada hakikatnya bersumber dari kesombongan atau kecongkakan pribadi, perlu kita jadikan bahan pelajaran guna mawas diri. Sebab, meskipun bentuk dan intensitasnya berbeda, namun ketiga hal tersebut ternyata sering juga kita lakukan. Misalnya, karena merasa kekuasaan atau harga diri kita diremehkan, kita menjadi marah ketika ada orang yang mengkritik kita atau menegur kesalahan kita. Demikian juga oleh kesombongan, kita sering menjadi malu berubah pendapat dan sikap, sehingga terjebak melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak patut dan tidak boleh kita lakukan. Akhirnya, demi kepentingan diri sendiri, kita sering juga memilih membungkam hati nurani kita, sehingga kita melakukan ketidakjujuran, kebencian dan ketidakpedulian terhadap sesama, dan sebagainya.

Oleh sebab itu kita perlu selalu ingat akan nasehat Petrus dalam 1 Petrus 5:5 yang berbunyi, “Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” —Pdt. Em. Sutarno

Harga diri yang berlebihan  membawa orang ke kesombongan, yang

pada gilirannya membuahkan perbuatan tak terpuji.

Leave a comment

Filed under Uncategorized